Kadiskes Bali Sampaikan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Penyakit Potensial di Masyarakat
“Kesiapsiagaan menghadapi penyakit potensial wabah merupakan bagian penting dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat. Ancaman penyakit menular dapat berkembang dengan cepat dan menimbulkan dampak yang luas, apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan sistem surveilans yang sensitif, pelaporan yang tepat waktu, analisis data yang berkualitas, serta kemampuan respons yang cepat dan terkoordinasi,”kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dr dr I Nyoman Gede Anom, M.Kes dalam sambutannya, Ketika membuka acara Review Meeting Kesiapsiagaan Penyakit Potensial Wabah yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan RI di Hotel Neo by Aston, Jl. Gatot Subroto Barat, Padangsambian Kaja Denpasar, pada Hari Minggu 1 November 2026 sampai dengan Rabu, 4 November 2026.
Lebih lanjut, Dr dr I Nyoman Gede Anom menegaskan, Bali sebagai Daerah Tujuan Wisata dengan mobilitas penduduk yang tinggi, kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit perlu terus ditingkatkan. Hal ini memerlukan penguatan deteksi dini, pemantauan faktor risiko, kesiapan sumber daya, serta koordinasi yang efektif antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, Laboratorium, dan lintas sektor terkait.
“Kesiapsiagaan tidak cukup hanya mengandalkan surveilans dan pelaporan. Kita juga perlu memastikan kesiapan Tim Gerak Cepat, ketersediaan logistik dan sarana pendukung, mekanisme penyelidikan epidemiologi, serta rencana kontingensi yang dapat diaktifkan sesuai dengan situasi dan tingkat ancaman. Dengan kesiapan tersebut, setiap sinyal kewaspadaan dapat segera ditindaklanjuti secara tepat, terarah, dan terintegrasi,”jelasnya.
Melalui pertemuan ini Dr dr I Nyoman Gede Anom berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas dalam pelaksanaan surveilans, memperkuat koordinasi lintas program dan lintas sektor, mengidentifikasi kesenjangan kesiapsiagaan, serta menyusun langkah tindak lanjut yang nyata dan terukur.
“Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa deteksi dini, respons cepat, dan koordinasi yang baik merupakan kunci dalam mencegah serta mengendalikan wabah. Akhir kata, saya kembali mengucapkan selamat datang dan selamat mengikuti pertemuan. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kesiapsiagaan serta perlindungan kesehatan Masyarakat,”katanya.***Tim Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali.