Kepala Bidang P2P Dinkes Provinsi Bali Terima Tim Pansus HIV AIDS KalimantanTimur
Dalam rangka pemantapan Penyusunan Perda HIV dan AIDS di Kalimantan Timur, Tim Pansus HIV AIDS Kalimantan Timur melaksanakan Studi Banding Ke Provinsi Bali. Rombongan diterima Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr I Gusti Ayu Raka Susanti, didampingi Kepala Seksi Pengendalian penyakit Menular (Kasi P2PM) Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ni Wayan Deviani, S.Kep, Ns, M.Si, Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali, AA Ngr Patria Nugraha, S.Sos, MAP dan Staf P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Bali di Wiswa Sabha Pratama Kantor Gubernur Bali, Rabu 21 Oktober 2026.
Rombongan Pansus HIV AIDS yang dipimpin langsung Wakil Ketua 1 DPRD Kalimantan Timur Ekti Imanuel, SH, MH menyampaikan beberapa poin penting terkait sinergitas serta langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Bali dalam melaksanakan program Penanggulangan HIV dan AIDS sehingga bisa berjalan dengan baik.
Menjawab pertanyaan tersebut Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Bali pun menyampaikan langkah dan strategis yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Diantaranya melibatkan semua lintas sektor untuk ikut berperan aktif dalamprogrampenanggulangan AIDS, serta berkoordinasi dengan 9 Kabupaten Kota agar menyiapkan layanan bagi mereka yang terinfeksi HIV.
Untuk Langkah lebih lanjut, Kabid P2P memberikan kesempatan kepada Kasi P2PM Ibu Deviani memaparkan semua langkah yang dilaksanakan Dinas kesehatan Provinsi Bali dalam melaksanakan Program Penanggulangan AIDS di Bali. Dalam pemaparannya, Dinas Kesehatan Provinsi Bali melaksanakan Penanggulangan AIDS melalui 3 Pilar pokok,yaitu pilar pertama adalah melaksanakan penjangkauan bagi orang-orang yang beresiko tertular HIV AIDS dengan menggandeng Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Wilayah Bali (PKBI Bali).Â
Di PKBI lanjut Ibu Deviani, juga berkumpul komunitas Peduli yaitu Yayasan Gaya Dewata untuk Gay dan Waria, Yayasan Spirit Paramacita, Yayasan Kerti Praja, Jaringan Indonesia Positif serta yang lainnya. Pilar kedua adalah melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali yang bertugas melaksanakan advokasi, sosialisasi danpendampingan. Dan pilar ketiga adalah Dinas Kesehatan yang memberikan pelayanan,Konseling Testing dan Pengobatan. Ketiga pilar ini menurut Kasi P2PM Ibu Deviani selalu berjalan selaras untuk merealisasikan Program Penanggulangan AIDS di Provinsi Bali.
Untuk Pelaksanaan Sosialisasi, Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali AA Ngr Patria Nugaha menyampaikan bahwa di Bali ada beberapa hal khusus yang dilaksanakan ke Desa dengan melibatkan tokoh masyarakat dalam wadah Kader Desa Peduli AIDS. Sedangkan untuk remaja, Bali memiliki wadah yang disebut dengan KSPAN yang tersebar pada semua sekolah yang ada di 9 Kabupaten Kota.***Tim Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali