Diskes Bali Sosialisasi Virus Corona se-Garnisun Denpasar

Beranda Berita Diskes Bali Sosialisasi Virus Corona se-Garnisun Denpasar
dr. Ketut Suarjaya,MPPM : Waspadai Gejala Penyakit Akibat Virus Corona

“Gejala klinis Virus corona sangat sederhana, tapi berbahaya”, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM, ketika mengisi acara sosialisasi penyakit  akibat Virus Corona se-Garnisun Denpasar, yang diselenggarakan Kesdam IX di GOR Praja Raksaka Kepaon Denpasar, Senin (17/2).

dr. Suarjaya pun memaparkan gejala klinis virus ini. “Memang gejala klinisnya sangat sederhana. Akan tetapi berbahaya. Diantaranya adalah demam, lemah, letih, lesu, batuk kering, sesak nafas dan susah bernafas”, katanya. 

dr. Suarjaya juga menambahkan, selain itu, gejala klinis lainnya adalah hasil rontgen pada dada terdapat gambaran pneumonia. “Pemeriksaan mikroskopis umumnya sediaan sel darah putih yang rendah,” jelasnya.

Melihat gejala klinis tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Bali tidak tinggal diam. “Kita terus berupaya mengklarifikasi dan mengawasi serta memantau mereka yang dicurigai kena virus tersebut”, jelasnya.

dr. Suarjaya pun mengungkapkan bahwa semua layanan kesehatan dan Kepala Dinas Kabupaten/Kota juga kita kumpulkan untuk diberikan sosialisasi dan ditugaskan mengawasi mereka yang dicurigai terkena atau pembawa virusnya. “Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Dinas Kesehatan Kabupaten/kota bekerja keras menemukan mereka yang dicurigai atau memiliki gejala tersebut. Kami tidaklah tinggal diam. Apalagi ada pemberitaan yang mengatakan kita harus jujur. Ya kita memang laporkan sesuai fakta lapangan”, tegasnya.

Kenyataannya, lanjut dr. Suarjaya, semua yang dicurigai hasil testnya negatif. “Kita tidak bisa berspekulasi terhadap sebuah kasus atau banyak kasus. hasil lab atau pemeriksaan alatlah yang menentukan sebuah hasil”, katanya.

Nampak hadir pada acara tersebut adalah Pangdam IX Udayana dan Kepala Kesdam IX Udayana. (Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali)

sosialisasi virus corona
Kadiskes Bali Menerima Cinderamata pada saat Memberikan Sosialisasi Penyakit Akibat Virus Corona