“Kepada Institusi Pendidikan Tenaga kesehatan agar sejak dini mempersiapkan diri dan terus berlomba meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, sehingga dapat memenangkan persaingan global yang ketat saat ini. Institusi pendidikan tenaga kesehatan yang memiliki komitmen tinggi terhadap mutu lulusan diyakini akan terus dicari masyarakat peminat di bidang kesehatan,”tegas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Angkat Sumpah Profesi Ners serta Profesi Bidan di Intitut Teknologi dan Kesehatan Bali, Kamis 4 Juni 2026 lalu.
Lebih lanjut, Dr dr I Nyoman Gede Anom juga mengungkapkan, Salah satu komponen penting dalam pembangunan kesehatan adalah ketersediaan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten untuk melaksanakan berbagai program pembangunan kesehatan. Apalagi pada era globalisasi saat ini, persaingan perdagangan dan jasa termasuk kesehatan semakin kompetitif.
“Tenaga kesehatan profesional harus berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan, pemulihan serta pemeliharaan kesehatan dengan menekankan pada upaya pelayanan kesehatan primer sesuai dengan wewenang, tanggung jawab dan etika profesi,”katanya.
Tantangan profesi khususnya bagi perawat dan bidan kedepan imbuh Dr dr I Nyoman Gede Anom, bukan hanya dari eksternal saja tetapi juga dari internal profesi itu sendiri. Untuk itu perawat dan bidan dituntut memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjadi perawat dan bidan yang profesional, unggul dan berdaya saing. Tingkatkan kontribusi dan kerja keras serta kerja cerdas untuk kesehatan masyarakat. Tetap bersinergi.***Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali
