Kadiskes  Sampaikan Pesan Penting Saat Pengambilan Sumpah Janji dan Penggelaran Dokter Gigi Baru Unmas ke-84

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Bali menyampaikan dua pesan penting saat memberikan sambutan pada acara Pengambilan Sumpah/Janji & Penggelaran Dokter Gigi Baru Ke-84 FKG Unmas Denpasar, Rabu 10 Juni 2026 di Harris Hotel & Conventions Lt.2. Jl. Cokroaminoto No 23-25 Pemecutan Kaja Denpasar Utara. Kedua pesan penting tersebut adalah berkenaan dengan Tantangan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut serta Kesiapan Menempuh Program Internship.

Dr dr I Nyoman Gede Anom menegaskan, tantangan di bidang kesehatan pasca-pandemi dan di era digital ini semakin kompleks. Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut masih perlu terus ditingkatkan. Sebagai dokter gigi baru, perannya tidak hanya terbatas pada tindakan kuratif di dalam klinik saja.

“Saudara dituntut menjadi agen perubahan yang aktif melakukan edukasi promotif dan preventif ke masyarakat. Jadilah dokter gigi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi medis, namun tetap humanis dan penuh empati saat melayani pasien,”

Dari sisi pelayanan kepada masyarakat, Dr dr I Nyoman Gede Anom menyampaikan bahwa setelah penggelaran ini, sebagian besar dari peserta akan langsung terjun dalam program Dental Internship.

“Di sinilah kompetensi, mental, dan komunikasi saudara yang sesungguhnya akan diuji di lapangan. Manfaatkan masa internship ini dengan sebaik-baiknya untuk mengabdi, memperluas pengalaman klinis, dan memahami dinamika kesehatan di tingkat akar rumput, baik di puskesmas maupun rumah sakit daerah. Dinas Kesehatan Provinsi Bali akan selalu mendukung dan siap bersinergi dengan para tenaga medis muda demi mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan,”tegasnya.

Dr dr I Nyoman Gede Anom atas nama Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, karena secara konsisten terus berkontribusi nyata dalam mencetak tenaga medis yang kompeten, profesional, dan berintegritas demi kemajuan pelayanan kesehatan di Bali maupun nasional. Selamat juga kepada para orang tua yang telah berhasil mengantarkan putra-putrinya hingga meraih gelar profesi dokter gigi.

“Hari ini, setelah melalui prosesi spiritual Mejaya-jaya serta pengucapan lafal sumpah profesi, saudara-saudari secara resmi telah memegang tanggung jawab penuh sebagai seorang dokter gigi. Sumpah yang baru saja saudara ucapkan bukanlah sekadar seremonial untuk mendapatkan gelar kedokteran. Sumpah tersebut merupakan komitmen moral, janji suci kepada Tuhan, diri sendiri, dan masyarakat untuk selalu mengedepankan etika, keselamatan pasien, dan nilai-nilai kemanusiaan di atas segalanya. Jagalah nama baik almamater Unmas dan kehormatan profesi dokter gigi dengan mematuhi Kode Etik Kedokteran Gigi Indonesia (KODEKGI),”katanya.***Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali.