Yuk, Kenal Lebih Jauh Pangkalan Saka Bakti Husada

Beranda Daftar Berita Kegiatan Kesmas Yuk, Kenal Lebih Jauh Pangkalan Saka Bakti Husada

Apakah kalian tau kalau dalam Gerakan Pramuka ada yang namanya pangkalan? Dalam Pembinaan Pramuka Saka Bakti Husada juga ada yang namanya pangkalan. Yuk kita cari tau lebih banyak tentang Pangkalan Gerakan Pramuka Saka Bakti Husada.

Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok mendidik dan membina kaum muda Indonesia agar menjadi kader pembangunan yang beriman dan bertakwa, berilmu pengetahuan dan teknologi serta bermoral Pancasila yang sehat jasmani dan rohani. Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Gerakan Pramuka bekerjasama dengan instansi-instansi terkait yang berkompeten dalam memberikan ketrampilan – ketrampilan yang dibutuhkan. Sejalan dengan ini, instansi terkait juga memerlukan mitra untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional. Atas pertimbangan ini, dibentuklah satuan-satuan karya (Saka) Pramuka sebagai wadah pengembangan bakat, minat dan ketrampilan anggota pramuka seperti Saka Bahasri, Saka Bakti Husada, Saka Dirgantara, Saka Kencana dan sebagainya

Saka Bakti Husada dibentuk untuk mewujudkan tenaga kader pembangunan dalam bidang kesehatan yang dapat membantu melembagakan perilaku hiduo bersih dan sehat bagi semua anggota gerakan pramuka dan masyarakat di lingkungannya. Pembinaan Saka Bakti Husada perlu dilakukan secara intensif dan berkesinambungan mulai dari tingkat nasional, daerah, cabang, ranting, Saka dan Gugus Depan

Pangkalan Saka Bakti Husada merupakan sanggar latihan pramuka penegak dan pendega yang meminati kesehatan yang meminati kesehatan yang berkedudukan di wiayah kwartir ranting atau minimal terdapat 1(satu) di wilayah kwartir ranting. Pangkalan Bakti Husada dapat berlokasi di puskesmas, rumah sakit, poltekes, kantor kesehatan pelabuhan, Balai Laboratorium Kesehatan dan dapat pula Sekretariat Organisasi Profesi Kesehatan.

Inti dari kegiatan Saka Bakti Husada adalah aktifnya adik-adik anggota berkegiatan di pangkalan Saka Bakti Husada. Pembentukan pangkalan Saka Bakti Husada dapat diinisiasi oleh UPT Kesehatan, Dinas Kesehatan atau Puskesmas. Langlah-langkah pembentukan Pangkalan SBH adalah sebagai berikut :

  1. Konsolidasi internal diantara Dinas Kesehatan setempat, UPT Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat membahas kesiapan jajaran kesehatan mendukung pembentukan dan menyatukan komitmen untuk membina anggota SBH dengan membentuk Pangkalan Saka Bakti Husada.
  2. Pendekatan eksternal baik secara formal maupun informal dengan  jajaran kesehatan lainnya, kwartir setempat, Pembina gugus depan dan tokoh masyarakat lainnya untuk mendapatkan dukungan pembentukan pangkalan SBH.
  3. Melakukan kajian yang bertujuan mengumpulkan masalah kesehatan di wilayah sekitar pangkalan serta potensi yang dimiliki sebagai entry point untuk memulai kegiatan latihan pangkalan SBH
  4. Melakukan sosialisasi tentang Saka Bakti Husada ke gugusdepan, tujuannya mempromosikan tentang Saka Bakti husada dengan krida-kridanya.
  5. Persiapan pembentukan Pangkalan SBH meliputi orientasi kesehatan bagi Pembina gudep yang akan direkrut menjadi pamong, melakukan orientasi bagi instruktur yang akan terlibat dalam pangkalan, persiapan administrasi serta persiapan sarana dan prasarana
  6. Pelaksanaan kegiatan dan peresmian pangkalan SBH. Peresmian Pangkalan SBH dilakukan oleh ketua Kwartir Ranting atau Ketua Kwartir Cabang setempat.
  7. Mengembangkan peluang kerja (job creation) yang berbasis kecakapan khusus sesuai dengan krida-kridanya seperti wirausaha sanitasi, wirausaha jamu sehat dan sebagainya.

Pangkalan Saka Bakti Husada yang ideal memiliki syarat pembentukan pangkalan antara lain :

  1. Minimal 10 pramuka sebagai anggota saka yang berasal dari gugus depan
  2. Surat Keputusan Pendirian
  3. Surat Keputusan Pengurus Mabi Saka Bakti Husada
  4. Surat Keputusan Pengurus
  5. Surat Keterangan Anggota Saka Bakti Husada
  6. Sertifikat /ijazah/ Surat keterangan bagi Pamong atau Instruktur Saka
  7. Administrasi
  8. Administarsi keuangan
  9. Buku Catatan Kegiatan
  10. Program Kegiatan
  11. Laporan Kegiatan
  12. Kelengkapan /sarana umum

Rekrutmen anggota Saka Bakti Husada dilakukan pada anggota Saka pramuka penegak dan pendega berasal dari Gudep sekitar pangkalan serta memiliki kartu tanda anggota, memiliki ijin dari orangtua, bersedia berperan aktif dalam dalam kegiatan Saka Bakti Husada dan bersedia mendarmabaktikan dirinya kepada masyarakat.

Keberadaan Pangkalan SBH sangat diperlukan dalam pembinaan anggota Saka sebagai tempat berlatih bagi anggota Saka. Untuk itu diharapkan dapat dibentuk Pangkalan SBH di setiap wilayah Kwartir Cabang. Dengan adanya pangkalan maka pembinaan anggota Saka akan lebih terarah dan terencana dengan baik (Ni Kadek Widiastuti, SKM,MPH, diolah dari berbagai sumber).

Skip to content