Kadiskes Provinsi Bali Apresiasi CEO Meeting ARSSI

Kadiskes Provinsi Bali Dr dr I Nyoman Gede Anom Apresiasi CEO Meeting ARSSI

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr dr I Nyoman Gede Anom sangat mengapresiasi kegiatan CEO Meeting Administrasi Rumah Sakit Swasta Indonesia(ARSSI) Cabang Bali dengan Tema “Rekam Medis Elektronik dan Tanda Tangan Elektronik : Efisiensi atau Hambatan?Yang dilaksanakan di Denpasar, Selasa 12 Mei 2026.

Lebih lanjut, Dr dr I Nyoman Gede Anom mengatakan, transformasi teknologi kesehatan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, efisien, dan terintegrasi. Saat ini pelayanan kesehatan tidak dapat dipisahkan dari pemanfaatan teknologi digital, seperti Rekam Medis Elektronik, SATUSEHAT, telemedicine, hingga pemanfaatan data kesehatan yang terintegrasi.

“Digitalisasi kesehatan bukan hanya perubahan sistem, tetapi juga perubahan cara kerja dan budaya pelayanan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Namun demikian, transformasi ini juga memerlukan kesiapan SDM, infrastruktur, keamanan data, serta kolaborasi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan,”katanya.

Dr dr I Nyoman Gede Anom menambahkan, Rekam Medis Elektronik dan tanda tangan elektronik diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta meningkatkan mutu dan keselamatan pasien.

“Dari 87 RS yang terdapat di Provinsi Bali, sebanyak 83 RS sudah mengimplementasikan RME dan terintegrasi Satu Sehat dengan status 12 kriteria, diharapkan 4 RS yang belum untuk segera mengimplementasikan RME,”katanya.

Dr dr I Nyoman Gede Anom berharap dalam forum ini bisa berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi bersama agar digitalisasi pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal di seluruh rumah sakit di Bali.***Tim Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali