Wujudkan Akeselerasi Germas Dinkes Sasar Kelompok Binaan

Minggu, 25 Nopember 2018

Sekretarias Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka Rapat Koordinasi Dan Penguatan Kelompok Binaan Sasaran Untuk Mendukung Germas Di Tingkat Provinsi yang berlangsung di Hotel Nikki Denpasar, 23-24 Nopember 2018. Acara tersebut merupakan suatu ajang kegiatan untuk meningkatkan akselerasi gerakan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Harapan Sekda Provinsi Bali melalui forum ini dapat membangun komitmen bersama untuk menyusun suatu rencana aksi yang nantinya dapat mendukung pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat di Provinsi Bali. Untuk itu perlu dukungan dari lintas sektor terkait dalam mensukseskan Germas di Bali.

Pendekatan promotif dan preventif pada hakekatnya sebagai salah satu upaya dalam penanggulangan penyakit, sehingga tidak terjadi peningkatan kasus penyakit. Permasalahan kesehatan perlu ditangani secara serius, terorganisasi, terkoordinasi serta sinergis, sehingga tidak muncul lagi masalah kesehatan yang kompleks.

Pentingnya upaya kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah bersama masyarakat, dalam rangka memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit. Dalam mewujudkan program Indonesia Sehat perlu adanya penguatan paradigma sehat, peningkatan mutu layanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional. Untuk mendukung penguatan paradigma sehat, perlu adanya perubahan mindset atau paradigma masyarakat terutama dalam hal pengutamaan/pioritas kesehatan. Oleh karena itu, perlu ditumbuhkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi masyarakat. Masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku dalam pembangunan kesehatan.


Sekda Provinsi Bali Berkesempatan mengunjungi Stand Pameran Germas Salah Satunya Adalah 
Makanan dan Minuman Alami dan Sehat

Munculnya permasalahan penyakit pada era globalisasi ini ditandai dengan adanya peningkatan angka kematian ibu dan balita, masih banyak dijumpai balita pendek (stunting) dan berbagai permasalahan gizi di daerah. Dalam bidang pengendalian penyakit masih dijumpai beban ganda penyakit, yaitu penyakit tidak menular (PTM). Dampak yang sering dirasakan akibat peningkatan kasus PTM yaitu tingginya dana financial yang dikeluarkan untuk membiayai kesehatan, sehingga hal ini akan berpengaruh pada penurunan produktivitas masyarakat serta penurunan daya saing negara. Tentunya dampak yang paling krusial yaitu berpengaruh pada kondisi sosial ekonomi masyarakat itu sendiri.

Salah satu strategi yang dikembangkan adalah melalui perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat. Untuk itu GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) menjadi sebuah pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Gerakan ini perlu digaungkan secara terus-menerus pada setiap jenjang pemerintahan, karena merupakan salah satu perwujudan dari revolusi mental khususnya dalam bidang kesehatan.

Dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Pemerintah menyusun rencana strategis untuk mewujudkan pembangunan di bidang kesehatan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satunya adalah dengan terbitnya Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Hal ini dilakukan untuk lebih meningkatkan gaung program kesehatan yang lebih menempatkan upaya promotif dan preventif disamping pelaksanaan kuratif dan rehabilitatif.

Di Provinsi Bali sendiri pada tahun 2017 telah dilakukan pencanangan dan kampanye GERMAS di 2 (dua) Kabupaten yaitu Kabupaten Tabanan dan Karangasem dan diikuti dengan pencanangan dan kampanye GERMAS di Kabupaten Bangli, Klungkung, Gianyar, Denpasar, Badung, Jembrana dan Buleleng. Pencanangan Germas Di Provinsi Bali diperkuat dengan diterbitkannya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 440/5196/Kesmas.Diskes tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2018 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Komitmen dan tanggung jawab bersama semua sektor sangat dibutuhkan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Dalam hal ini perlu adanya penguatan kelompok-kelompok yang peduli terhadap masalah kesehatan di masyarakat, sehingga dapat membantu akselerasi gerakan masyarakat hidup sehat.

Dalam acara penguatan Germas tersebut Sekda Provinsi Bali berkesempatan untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan mengunjungi stand pameran makanan dan minuman yang terbuat dari bahan alami dan sehat.