Rayakan HKN 54 Provinsi Bali dengan Aku Cinta Sehat

Sabtu, 17 Nopember 2018


“Ayo Hidup Sehat Mulai Dari Kita” merupakan subtema Hari Kesehatan Nasional yang telah memasuki usia ke- 54. Arti dari subtema HKN tersebut adalah bersama-sama untuk membudayakan hidup sehat mulai dari diri kita sendiri dengan menerapkan Perilaku Cerdik (Cek Kesehatan Secara Rutin, Enyahkan Asap Rokok, Rajin Aktifitas Fisik, Diest Seimbang, Istirahat Cukup dan Kelola Stres) dan juga membiasakan untuk makan buah dan sayur.  Rangkaian kegiatan yang telah dilakukan antara lain Lomba Senam Sehat Bugar, Lomba Olahraga, Pengobatan Alternatif dan Tradisional, Jalan Sehat Bersama dan Puncaknya tanggal 12 November 2018 dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional di Lapangan Upacara Dinas Kesehatan Provinsi Bali.  

HKN ke-54 tahun 2018 Provinsi Bali mengangkat tema ``Aku Cinta Sehat``. Pada puncak peringatan HKN tersebut Wakil Gubernur Bali Cok Ace yang membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI dan menuturkan bahwa kesehatan masyarakat Bali, ditentukan oleh kesehatan dari inti terkecil yaitu individu selaku anggota keluarga dan ada dua hal yang dapat menentukan derajat kesehatan masyarakat, yakni pengetahuan dan perilaku sadar akan pentingnya kesehatan. saat ini lebih banyak masyarakat Bali yang sakit, dibandingkan yang sehat. Padahal, kita berharap masyarakat kita agar sehat, jangan sampai lebih dari 20% yang sakit. Ini berarti ada yang salah dengan pola hidup sehari-hari masyarakat kita.

Perlu peningkatan perilaku hidup sehat di masyarakat Indonesia. Mengutip data hasil Riskesdas 2018 menemukan bahwa baru 5% masyarakat Indonesia yang mengonsumsi buah dan sayur yang cukup, yakni 5 porsi per hari sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia. selain itu, membiasakan diri untuk beraktivitas fisik secara rutin juga perlu ditingkatkan, karena baru 33,5% penduduk diatas 10 tahun yang rutin beraktivitas fisik 30 menit perhari. Diperparah kondisi bahwa perilaku merokok pada remaja mengalami peningkatan dari 7,2% (2013) menjadi 9,1% (2018). Maka, tidak heran bahwa prevalensi penyakit-penyakit tidak menular, seperti Hipertensi, Diabetes Mellitus, penyakit jantung koroner dan stroke semakin meningkat dan menjadi ancaman.


Lomba SSB, Pengobatan Alternatif dan Tradisional Dalam Rangkaian HKN 54 Provinsi Bali 

Untuk itu, dalam HKN ke-54 tahun 2018 Wagub Bali mengharapkan agar kesehatan dapat disadari sebagai kebutuhan dasar yang perlu diperhatikan setiap orang dan menjadikan hidup sehat menjadi budaya di Bali selain adat istiadat yang kental dan unik. ``Kesehatan tidak bisa bergerak sendirian, membutuhkan bantuan sektor lainnya. Kesehatan bukan segala-galanya, tetapi tanpa kesehatan, semua tidak akan ada artinya,`` ucap Wagub. Selain itu, Inpres Nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dapat dilaksanakan secara nyata di semua tatanan. GERMAS pada dasarnya adalah pendekatan kerjasama, kolaborasi, dan integrasi seluruh pelaku pembangunan baik pemerintah maupun swasta untuk melihat kesehatan sebagai investasi bangsa, guna meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas bangsa.

Jauh sebelum Puncak acara peringatan HKN ke- 54 di Bali. Telah dilaksanakan rangkaian acara antara lain Lomba Olahraga, Lomba Senam Sehat Bugar, Pengobatan Alternatif dan Tradisional yang dilaksanakan pada tanggal 7-8 November 2018. Lomba tersebut diikuti oleh seluruh Dinas Kesehatan di 9 Kab/Kota, RSUD di 9 Kab/Kota dan Intansi Kesehatan di Bali. di Hari minggunya tanggal 11 November 2018 dilaksanakan Jalan sehat bersama diikuti oleh seluruh kepala OPD dan Lintas Sektor terkait di Bali yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Beliau mengajak seluruh masyarakat Bali untuk mengikuti jalan sehat tersebut. Setelah jalan sehat dilanjutkan dengan senam bersama, cek kesehatan secara gratis dan donor darah. Keesokan harinya tanggal 12 November 2018 dilaksanakan Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 Provinsi Bali yang dilaksanakan di lapangan upacara Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Upacara tersebut dipimpin Oleh Wagub Bali. Dalam upacara tersebut dilakukan pemberian penghargaan yang langsung diberikan oleh Wagub Bali kepada para pemenang lomba baik di tingkat Nasional ataupun Daerah.


Jalan Sehat, Senam Sehat Bersama dan Cek Kesehatan Gratis Dalam Rangkaian HKN 54


Pemberiaan Penghargaan Bagi Pemenang Lomba Tingkat Nasional dan Provinsi yang diberikan langsung oleh Wagub Bali (Foto Kiri) pada Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 Provinsi Bali

Setelah puncak kegiatan HKN tersebut dilaksanakan juga penguatan germas dan Desa ODF di kab. Gianyar pada tanggal 14 November 2018 yang merupakan rangkaian HKN 54 yang dihadiri oleh Sekda Gianyar dengan acara antara lain : Marching band, Senam Germas, makan snack berupa salad buah dan sayur, pameran produk olahan dari bahan toga, Jamu kamajaya dan kamasutra, puding dan aneka kue dari buah dan sayur, peran PKK dlm pasar murah buah dan sayur serta kue, cek kesehatan gratis secara berkala, stan pameran dinkes kabupaten dan provinsi bali. Provinsi Bali mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan baju kaos germas sebanyak 800 buah, pameran umbul umbul, both instagram, bilboard, kipas stunting, gantungan kunci dan topi serta pementasan wayang kulit sangar pada hari tanggal 16 November 2018.


Penguatan Germas dan Desa ODF di Kab. Gianyar Dalam Rangkaian HKN ke 54 Provinsi Bali