Program Kerja dan Kegiatan

Senin, 03 Juni 2013


A.   Program dan Kegiatan



  1. Program obat dan berbekalan kesehatan


1)    Tujuan:



Menjamin ketersediaan, pemerataan, mutu, keterjangkau obat dan berbekalan kesehatan termasuk obat tradisional, perbekalan kesehatan rumah tangga dan kosmetika

2)    Sasaran:



a. Meningkatnya penggunaan obat generik di PKD menjadi 98%

b. Meningkatnya penggunaan perbekalan kesehatan yang

    memenuhi standar kesehatan.

c. Sarana kesehatan yang dimonitoring meningkat menjadi 90%

3)    Kegiatan Pokok:



a. Pengadaan obat dan perbekalan kesehatan

b. Monitoring, evaluasi dan pelaporan


  1. Program Upaya Kesehatan Masyarakat 


1)    Tujuan:



Meningkatkan jumlah, pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan melalui Puskesmas dan jaringannya, meliputi Puskesmas Pembantu, Puskesmas Keliling dan Bidan Desa.

2)    Sasaran:



a.    Semua kabupaten/kota memiliki layanan PSC 24 jam

b.    Semua kelompok kerja mendapatkan UKK di 9 kab/kota

c.    Terpilihnya tenaga kesehatan teladan di 9 kab/kota

d.    Semua kelompok masyarakat yang rentan memperoleh

       pelayanan kesehatan gratis di desa sasaran

 

3)    Kegiatan Pokok:



a. Operasional P3K dan Safe Community (Patroli Ambulance

    Advance

     RS)

b. Upaya Kesehatan Kerja

c. Peningkatan Kesehatan dasar

d. Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin

e. peningkatan Kesehatan masyarakat

  1. Program Pengawasan Obat dan Makanan


1)    Tujuan:



Terawasinya mutu, keamanan dan kasiat produk terapetik/obat, obat tradisioanl (OT), kosmetik, perbekalan kesehatan rumah tangga (PKRK), produk komplemen (PK) dan makanan serta produk hasil olahannya.

2)    Sasaran:



Pelayanan kefarmasian yang diawasi dan dikendalikan mencapai 95%

3)    Kegiatan Pokok:



a. Pengawasan dan Pengendalian pelayanan kefarmasian

b. Peningkatan pengawasan keamanan pangan berbahaya

c. Peningkatan mutu pelayanan farmasi

  1. Program Pengembangan Obat Asli Indonesia


1)    Tujuan:



Pelayanan pengobatan tradisional yang aman dan dapat dipertanggungjawabkan

2)    Sasaran:



a.    Pengobat tradisional yang terdaftar mencapai 95%

b.    Semua kabupaten/kota melaksanakan TOGA

c.    Pengobat tradisional yang memenuhi standar kesehatan

      mencapai 95%

3)    Kegiatan Pokok:



a. Revitalisasi dan pembinaan Pengobatan Tradisional

b. Pembinaan TOGA

c. Pelayanan Pengobatan Tradisional


  1. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat


1)    Tujuan:



Meningkatnya kemampuan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk hidup sehat dan mengembangkan upaya kesehatan bersumber masyarakat serta terciptanya lingkungan yang kondusif untuk mendorong terbentuknya kemampuan tersebut

2)    Sasaran:



a.    Terbentuknya Desa Siaga di seluruh Bali

b.    Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di tatanan

       rumah tangga, sekolah, fasilitas pemerintah, tempat kerja

       dan tempat-tempat umum

3)    Kegiatan Pokok:



  1. Program Perbaikan Gizi Masyarakat


1)    Tujuan:



Meningkatnya status gizi masyarakat secara optimal sehingga dapat meningkatkan intelektualitas dan produktifitas sumberdaya manusia

2)    Sasaran :



a.    Semua Kecamatan bebas rawan gizi

b.    Semua Balita mendapat Makanan Tambahan Pendamping ASI

      (MP ASI)

c.    Keluarga Sadar gizi menjadi 45%

d.    Semua Balita dengan gizi kurang mendapat perawatan

e.    Meningkatnya Cakupan Pemberian ASI Eklusif 50%

f.     Menurunnya Prevalensi KEK Ibu Hamil sampai dengan <2%

g.    Tercapapainya persentase Bayi BGM <4%

h.    Menurunnya prevalensi kurang gizi sampai dengan 3%.

i.      Menurunnya prevalensi Berat Badan Bayi Lahir Rendah

       (BBLR) : 1,75. %

j.      Meningkatnya Cakupan Pemberian Vitamin A menjadi 90%.

k.    Meningkatnya Cakupan Ibu Hamil mendapat Teblet Fe III

       menjadi 86%.

l.      Meningkatnya Cakupan Ibu Hamil mendapat Teblet Fe I

       menjadi 90%.

m.    Meningkatnya cakupan penanggulangan garam beryodium

       menjadi 75%.

3)    Kegiatan Pokok:



a. Peningkatan pendidikan gizi masyarakat

b. Penanggulangan dan perbaikan gizi masyarakat


  1. Program Pengembangan Lingkungan Sehat


1)    Tujuan:



Mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehat agar dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian penyakit berbasis lingkunganmelalui pengembangan sistem kesehatan kewilayahan untuk menggerakan pembangunan berwawasan Kesehatan

2)    Sasaran:



a.    Meningkatnya persentase keluarga menggunakan sarana air

      bersih yang memenuhi syarat kesehatan menjadi 96% dan

      keluarga menggunakan jamban yang memenuhi syarat

      kesehatan menjadi 84%

b.    Meningkatnya persentase keluarga menghuni rumah yang

      memenuhi syarat kesehatan menjadi 88%

c.    Meningkatnya persentase tempat-tempat umum yang

      memenuhi syarat kesehatan menjadi 93%

d.    Meningkatnya prosentase tempat pengolahan makanan TPM

      yang memenuhi syarat kesehatan menjadi 93 %

e.    Meningkatnya prosentase institusi kesehatan yang

      memenuhi syarat kesehatan menjadi 100 %

f.     Semua kab/kota menjadi kab/kota sehat

3)    Kegiatan Pokok:



  1. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular 


1)    Tujuan:



Menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan akibat penyakit menular dan penyakit tidak menular

2)    Sasaran:



a.    Semua Desa mencapai UCI (Universal Child Immunization )

b.    Terselenggaranya system surveilans dan kewaspadaan dini

       serta penanggulangan KLB/Wabah

c.    Menurunya Angka Accute Flacid Paralysis (AFP

       rate) menjadi 2/100.000 penduduk.

d.    Meningkatnya Cakupan Penemuan BTA+ menjadi 70%

e.    Meningkatnya Cakupan Keberhasilan pengobatan TB menjadi

      85%.

f.     Menurunya Angka Kematian diare (CFR) diare pada saat KLB

       menjadi < 1%

g.    Menurunnya angka kesakitan Penyakit demam berdarah

       menjadi 100/100.000 penduduk.

h.    Menurunnya Angka Kematian (CFR) akibat penyakit DBD

       menjadi <1%.

i.      Meningkatnya Angka bebas jentik ≥ 95%



j.      Menurunnya Angka Annual Parasite Incidence menjadi

       < 1/1000 penduduk

k.    MeningkatkanCakupan penenuan pneumonia Balita 94%

l.     Meningkatnya persentase ODHA yang memenuhi syarat

       mendapat ARV 81%

m.   Tercapainya Angka prevalensi kusta < 1/10.000 penduduk

3)    Kegiatan Pokok:



  1. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan 


1)    Tujuan:



Terselenggaranya pelayanan kesehatan yang memenuhi standar.

2)    Sasaran:



Sarana dan tenaga kesehatan yang memenuhi standar pelayanan kesehatan 80%

3)    Kegiatan Pokok:



  1. Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin 


1)    Tujuan:



Terlayaninya penduduk miskin dalam pelayanan kesehatan 

2)    Sasaran:



Seluruh penduduk miskin di Bali memperoleh pelayanan kesehatan 

3)    Kegiatan Pokok:



a.    Pelayanan kesehatan masyarakat miskin melalui Jamkesmas

  1. Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan Jaringannya 


1)    Tujuan:



Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai dalam memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan jaringannya.

2)    Sasaran:



Puskesmas yang ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap mencapai 39 puskesmas

3)    Kegiatan Pokok:



a. Peningkatan Puskesmas menjadi Puskesmas rawat inap

  1. Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/ Rumah Sakit Paru/Rumah Sakit Mata


1)    Tujuan:



Meningkatnya ketersediaan pelayanan kesehatan melalui Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/ Rumah Sakit Paru/Rumah Sakit Mata

2)    Sasaran:



Tersedianya sarana dan prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/ Rumah Sakit Paru/Rumah Sakit Mata yang memenuhi standar pelayanan kesehatan di 9 kab/kota

3)    Kegiatan Pokok:




  1. Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/ Rumah Sakit Paru/Rumah Sakit Mata

 

1)    Tujuan:



Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/ Rumah Sakit Paru/Rumah Sakit Mata

 

2)    Sasaran:



Semua sarana dan prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/ Rumah Sakit Paru/Rumah Sakit Mata menyelenggarakan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar kualitas pelayanan kesehatan 

3)    Kegiatan Pokok:



  1. Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Masyarakat 


1)    Tujuan:



Terlindunginya kesehatan masyarakat dengan sistem jaminan pemeliharaan kesehatan

2)    Sasaran:



Masyarakat yang menjadi peserta jaminan pemeliharaan kesehatan pra bayar mencapai 80%

3)    Kegiatan Pokok:



a.    Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat miskin

b.    Kemitraan asuransi kesehatan masyarakat melalui JKSB

       (Jaminan Kesehatan Sosial Bali) 

  1. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita


1)    Tujuan:



Meningkatkan pelayanan kesehatan anak balita

2)    Sasaran:



a.    Neonatal dengan komplikasi yang ditangani: 80%

b.    Kunjungan neonatal: 95%

c.    Deteksi dini tumbuh kembang anak di Posyandu: 80%

 

3)    Kegiatan Pokok:



a.    Deteksi dini tumbuh kembang anak

b.    Pendidikan dan pelatihan perawatan anak balita

c.    Monitoring dan evaluasi

  1. Program Peningkatan Pelayanan Kesehaan Lansia


1)    Tujuan:



Meningkatkan pelayanan kesehatan lansia

2)    Sasaran:



Seluruh desa di Bali menyelenggarakan Posyandu lansia

3)    Kegiatan Pokok:



a.    Revilatisasi Posyandu lansia

b.    Pengembangan posyandu lansia

  1. Program Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan Makanan


1)    Tujuan:



Terawasinya mutu dan keamanan makanan serta produk hasil olahannya.

2)    Sasaran:



Terawasi dan terkendalinya mutu dan keamanan makanan serta produk hasil olahannya: 80%

3)    Kegiatan Pokok:



a. Peningkatan pengawasan dan pengendalian keamanan dan

    kesehatan makanan

b. Peningkatan pemberdayaan konsumen / masyarakat

c. Bimbingan dan Pengendalian 

  1. Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan Anak


1)    Tujuan:



Meningkatkan pelayanan dan keselamatan ibu melahirkan anak

 

2)    Sasaran:



a.    Seluruh persalinan mendapat pertolongan tenaga kesehatan

b.    Ibu hamil mendapat pelayanan K1: 100%

c.    Ibu hamil mendapat pelayanan K4: 95%

d.    Ibu hamil dengan komplikasi yang ditangani menjadi 98%

e.    Pelayanan ibu nifas mencapai 98%

f.     Peserta KB aktif menjadi 75%

 

3)    Kegiatan Pokok:



a.    Pertolongan persalinan ibu hamil dari keluarga kurang mampu

b.    Bimbingan dan pengendalian

  1. Program Pendidikan Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur


1)    Tujuan:



Meningkatnyakemampuan, ketrampilan dan profesionalisme pegawai dan calon pegawai negeri sipil yang berkaitan dengan kesehatan dalam pelaksanaan tugas kedinasan yang diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal.

2)    Sasaran:



a.    Jumlah tenaga teknis yang ditingkatkan kemampuannya

       sebanyak 50%

b.    Terealisasinya pemenuhan kebutuhan tenaga PTT sebanyak

       80%

 

3)    Kegiatan Pokok:



a.    Pelatihan dan pendidikan formal

b.    Pembinaan dan penyebarluasan tenaga kesehatan

c.    Perencanaan dan pendataan tenaga kesehatan

B.   Program Transisi



Sesuai dengan Peraturan pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian Urusan antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kab/Kota, maka sampai tahun 2013 program pengembangan kesehatan dititikberatan pada:

1.    Program peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan

      kesehatan.

2.    Peningkatan mutu sumber daya manusia dan lingkungan

      yang saling mendukung dengan pendekatan paradigma

      sehat, yang memberikan prioritas pada upaya peningkatan,

      pencegahan, penyembuhan, pemulihan dan rehabilitasi sejak

      pembuahan dalam kandungan sampai usia lanjut

3.    Peningkatan dan pemeliharaan mutu, efisiensi akuntabilitas

       lembaga dan pelayanan kesehatan melalui pemberdayaan

       sumber daya manusia secara berkelanjutan dan sarana

       prasarana dalam bidang medis, mutu serta ketersediaan

       obat

       yang terjangkau oleh masyarakat.

4.    Peningkatan hubungan kerjasama dan koordinasi antara

       daerah baik antar kabupaten/kota maupun antar provinsi

       dengan kabupaten/kota.

5.    Pengembangan Jaminan Sosial Kesehatan Masyarakat

      (Jamkesmas).

Program Pengawasan obat dan makanan serta pemantapan manajemen pembangunan kesehatan dengan konsep paradigma sehat secara sinergis lintas sektor