Layanan ijin Mendirikan Rumah Sakit

Jumat, 10 April 2015

a. Layanan Ijin Mendirikan Rumah Sakit Type B non Pendidikan

Registrasi Berkas Permohonan Ijin Mendirikan Rumah sakit

Persyaratan :
(1)
Surat permohonan pemilik di atas kertas bermaterai Rp. 6000
(2)  Rekomendasi :
 a. Dinas Kesehatan Kab/Kota
 b. Bupati/Walikota
(3)
Proposal tentang pendirian Rumah Sakit
(4)
Study kelayakan tentang Rumah Sakit
 - Analisa kebutuhan pelayanan dan rencana pengembangan
 - Analisa Keuangan
 - Program Fungsi
 - Kebutuhan Ruang
 - Kebutuhan tenaga dan rencana mendapatkannya
 - Rencana kelas Rumah Sakit
 - Denah dan Master Plan Rumah Sakit serta keterangan secara rinci
(5)
Salinan/foto copy yang sah akte notaris pendirian yayasan atau badan hukum pemohon
(6)
Salinan/foto copy yang sah sertifikat tanah
(7)
Ijin lokasi dari Pemda setempat
(8)
Ijin Mendirikan Bangunan
(9)
Surat pernyataan sanggup mentaati perauran perundang-undangan yang berlaku dalam bidang penyelenggaraan rumah sakit
(10)
Upaya Pemantauan/Pengolahan Limbah
(11)
Ijin Undang-undang gangguan (HO)

Permohonan Ijin Operasional Tetap/Perpanjangan Rumah Sakit
(sesuai Permenkes RI Nomor 920/1986)

Persyaratan :
(1)Surat Permohonan Pemilik bermaterai Rp. 6000
(2) Foto copy surat ijin yang dimiliki Rumah Sakit
(3)Surat pernyataan dari pemilik bahwa sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku di bidang kesehatan
(4)
Dokumen UKL/UPL
(5)
Ijin Undang-undang gangguan (HO/SITU)
(6)
Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
(7)
Rekomendasi dari :
- Dinas Kesehatan Kab/Kota
- PERSI
- Bupati/Walikota
(8)
Struktur organisasi
(9)
Daftar ketenagaan medis, paramedis dan non medis
(10)
Data Kepegawaian Direktur RS
- Ijazah Dokter
- Surat Penugasan (SP/STR)
- Surat selesai melaksanakan masa bakti
- Surat ijin praktek
- Surat lolos butuh/pensiun
- Surat pengangkatan sebagai Direktur oleh pemilik
- Surat tidak keberatan sebagai Direktur dan Penanggungjawab
- Surat pernyataan tunduk, taat pada peraturan, sanggup beekrja full timer dan tidak bekerja sebagai      tenaga purna waktu di tempat lain
(11)
Data Kepegawaian Dokter
- Ijazah Dokter
- Surat Penugasan (SP)
- Surat Ijin Praktek (SIP)
- Surat Ijin Tempat Praktek (SITP)
- Surat pengangkatan sebagai tenaga dokter purna waktu di RS dari pemilik
(12)
Data Kepegawaian paramedis
- Ijazah paramedis
- SIP / SIB Perawat/Bidan
- Ijazah paramedis non perawat
- Ijazah non medis
(13)
Hasil pemeriksaan air minum (6 bulan terakhir)
(14)
Daftar inventaris medis, peninjang medis dan non medis
(15)
Daftar tarif pelayanan medis terbaru
(16)
Daftar isian unutk mendirikan rumah sakit
(17)
Denah :
- Denah situasi
- Denah bangunan
- Denah jaringan listrik
- Denah air dan air limbah
(18)
Akte Notaris pendirian badan hukum
(19)
Sertifikat tanah
(20)
Instrumen Self Assesment dan POA Akreditasi
(21)
Surat perjanjian kerjasama tentang pengelolaan sampah medis

Persyaratan Fisik Rumah sakit (sesuai dengan Permenkes RI Nomor : 920/Menkes/Per/XII/1986)

(1)
Luas tanah
- Rumah sakit umum (RSU)              : 37,50 are
- Rumah sakit khusus (RSK)              : 18,75 are
(2)
Luas Bagunan
- RSU Type B : 200/M2/1 TT
(3)
Pembagian (%) Tempat Tidur (TT)
- Kelas Utama              : 5 %
- Kelas I                       : 15 %
- Kelas II                      : 40 %
- Kelas III                     : 40 %
(4)
Kapasitas :
- RSU Type B : 200 TT
- RSK             : 25 TT
(5)
Gedung terdiri dari :          
-  Ruang Poliklinik
    i.    Pol Penyakit Dalam
    ii.   Pol Bedah
    iii.  Pol Kesehatan anak
    iv.  Pol Obgyn
    v.   Pol Gigi dan Mulut
    vi.  Pol Spesialis lain (THT, saraf, paru, mata, rehab medik)
-  Ruang Rawat Inap
   Ø Penyakit dalam
   Ø Penyakit Bedah
   Ø Kesehatan anak
   Ø Obgyn
   Ø Spesialis lain
   Ø Sub spesialis sesuai kemampuan pelayanan
-  Ruang rawat Intensif (Perawatan Kritis/ICU)
-  NICU
-  PICU
-  Ruang IRD
-  Ruang Operasi
Pre Operasi, ruang post operasi, ruang ganti pakaian, ruang obat, ruang alat steril, uang alat kotor
-  Pelayanan Penunjang
   Ø Ruang RM
   Ø Laboratorium
   Ø Radiologi
   Ø Farmasi
   Ø Pelayanan Sterilisasi
   Ø Resepsionis
   Ø Kamar Jenazah
   Ø Ruang Admin
   Ø Ruang Radiologi
   Ø Ruang Dapur Saji
   Ø APSRS
   Ø IPAL
   Ø Ruang Spool Hoek
   Ø Ruang Bayi
   Ø Ruang Jaga
   Ø Ambulance
   Ø Gudang
   Ø Ruang Cuci
   Ø Ruang Isolasi
(6)
Ruang Genzet
(7)
Incinerator
(8)
Instalasi air bersih
- PDAM
- Sumur
(9)
Listrik
- Rumah Sakit mampu menyediakan listrik selama 24 jam secara terus menerus
- Tersedia cadangan tenaga listrik / genzet
(10)
Pembuagan air limbah
- Kamar operasi
- Laboratorium
- Radiologi
- Septik Tank Khusus
Note : Rumah sakit Internasional untuk tenaga kesehatan minimal menguasai 3 (tiga) bahasa

Permohonan Ijin mendirikan Rumah Sakit PMA (sesuai Permenkes RI Nomor 920/Menkes/Per/XII/1986, SK Menkes RI Nomor 0308/Yanmed/RSKS/PA/SK/IV/92)

Persyaratan :
(1)
 Surat permohonan pemilik bermaterai Rp. 6000,-
(2)
 Foto copy surat ijin yang dimiliki Rumah Sakit PMA :
- Badan Koordinasi Penanaman Modal
- Badan Penanaman Modal Provinsi Bali
(3)
Surat pernyataan dari pemilik bahwa sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku di bidang kesehatan
(4)
Dokumen UKL / UPL
(5)
Ijin Undang-undang gangguan (HO)
(6)
Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
(7)
Rekomendasi dari :
- Dinas Kesehatan Kab/Kota
- PERSI
- Bupati/Walikota
(8)
Struktur organisasi
(9)
Daftar ketenagaan medis, paramedis dan non medis :
- 65 % tenaga lokal / dalam negeri
- Minimal 13 jenis spesialisasi
- Semua tenaga purna waktu
- Tenaga medis asing mendapat persetujuan dari konsil kedokteran
   Indonesia (KKI)
-Tenaga kesehatan asing (TKKA) lainnya mendapat persetujuan dari Menkes RI c.q. Dirjen Bina Yanmedik Spesialistik
(10)
Data Kepegawaian Direktur (tenaga lokal)
- Ijasah Dokter
- Surat Penugasan (SP)
- Surat selesai melaksanakan masa bakti
- Surat Ijin Praktek
- Surat lolos butuh / pensiun
- Surat pengangkatan sebagai Direktur oleh pemilik
- Surat tidak keberatan sebagai Direktur dan penanggungjawab
-Surat pernyataan tunduk, taat pada peraturan, sanggup bekerja full timer dan tidak bekerja sebagai tenaga purna waktu di tempat lain
   Keterangan : Rencana pengangkatan dan pemberhentian Direktur atas sepengetahuan Dirjen                              Yanmedik
(11)
Data Kepegawaian Lokal
- Ijasah dokter
- Surat Penugasan (SP)
- Surat ijin praktek (SIP)
- Surat Ijin Tempat Praktek (SITP)
-Surat pengangkatan sebagai tenaga dokter purna waktu di RS dari pemilik (unutk tenaga purna waktu)
- Surat ijin atasan langsung untuk tenaga paruh waktu
Data Kepegawaian Dokter Asing
- Ijasah dokter dari negara asal
- STR sementara / bersyarat dar KKI
- Dokumen lain (f.c. paspor, IMTA, RPTKA)
(12)
Data Kepegawaian Paramedis dan Non Madis Lokal
- Ijasah paramedis perawat/Bidan
- SIP Perawat/Bidan
- Ijasah paramedis non perawat
- Ijasah non medis
Data Kepegawaian paramedis dan non medis asing :
- Ijasah paramedis perawat /bidan dari Negara asal
- Surat tanda terdaftar dari asosiasi sejenis di Indonesia
- Persetujuan dari Dirjen Yanmedik Depkes RI
- Dikomen lain (f.c. paspor, IMTA, RPTKA)
(13)
Hasil pemeriksaan air minum (6 bulan terakhir)
(14)
Daftar inventaris medis, penunjang medis dan non medis
(15)
Daftar tarif layanan medis terbaru
(16)
Daftar isian untuk mendirikan Rumah Sakit
(17)
Denah
- Denah situasi
- Denah Bangunan
- Denah jaringan listrik
- Denah air dan air limbah
(18)
Akte notaris pendirian badan hukum
(19)
Sertifikat tanah
(20)
Instrumen self assesment dan POA akreditasi
(21)
Surat perjanjian kerjasama tentang pengolahan sampah medis

Persyaratan Fisik Mendirikan Rumah Sakit Penanaman Modal Asing (PMA)
(1)
Luas tanah minimal
- Tidak bertingkat                    : 1500 m2
- Bertingkat                             : 2000 m2
(2)
Luas Bagunan
- RSU Type B : 50/M2/1 TT
(3)
Luas parkir            : 1 parkir / 5 TT
(4)
Pembagian (%) Tempat Tidur (TT)
- Kelas Utama : 5 %
- Kelas I                       : 15 %
- Kelas II                      : 40 %
- Kelas III                     : 40 %
Keterangan : 25% untuk pasien tidak mampu
(5)
Kapasitas :
- RSU Type B : 200 TT
(6)
Gedung terdiri dari :          
- Ruang Poliklinik
vii.  Pol Penyakit Dalam
viii. Pol Bedah
ix.   Pol Kesehatan anak
x.    Pol Obgyn
xi.   Pol Gigi dan Mulut
xii.  Pol Spesialis lain (sampai 13 jenis spesialisasi)
- Ruang Rawat Inap
   Ø Penyakit dalam
   Ø Penyakit Bedah
   Ø Kesehatan anak
   Ø Obgyn
   Ø Spesialis lain
   Ø Sub spesialis sesuai kemampuan pelayanan
-   Ruang rawat Intensif (Perawatan Kritis/ICU)
-   NICU
-   PICU
-   Ruang IRD
-   Ruang Operasi
Pre Operasi, ruang post operasi, ruang ganti pakaian, ruang obat, ruang alat steril, uang alat kotor
- Pelayanan Penunjang
  Ø Ruang RM
  Ø Laboratorium
  Ø Radiologi
  Ø Farmasi
  Ø Pelayanan Sterilisasi
  Ø Resepsionis
  Ø Kamar Jenazah
  Ø Ruang Admin
  Ø Ruang Radiologi
  Ø Ruang Dapur Saji
  Ø APSRS
  Ø IPAL
  Ø Ruang Spool Hoek
  Ø Ruang Bayi
  Ø Ruang Jaga
  Ø Ambulance
  Ø Gudang
  Ø Ruang Cuci
  Ø Ruang Isolasi
(7)
Ruang Genzet
(8)
Incinerator
(9)
Instalasi air bersih
- PDAM
- Sumur
(10)
Listrik
- Rumah Sakit mampu menyediakan listrik selama 24 jam secara terus menerus
- Tersedia cadangan tenaga listrik / genzet
(11)
Pembuagan air limbah
- Kamar operasi
- Laboratorium
- Radiologi
- Septik Tank Khusus

Mekanisme sarana kesehatan untuk mendapatkan izin menggunakan tenaga asing
(1)
Sarana pelayanan kesehatan yang berijin (Permenkes No 920/Menkes/Per/XII/86 mengajukan permohonan penggunaan tenaga kerja asing ke Departemen Tenaga Kerja & Transmigrasi untuk memperoleh rencana penggunaan tenaga kerja asing (RTPKA)  
(2)
Calon TKKA mengurus kartu ijin tinggal terbatas (KITAS) ke Dirjen Imigrasi
(3)
Adaptsi calon TKKA dilakukan di institusi pendidikan yang ditunjuk Menkes selama 3-6 bulan
(4)
Surat tanda registrasi (STR) didapatkan setelah lulus uji kompetensi
(5)
STR digunakan sebegai kelengkapan permohonan rekomendasi penggunaan TKKA ke Dinas Kesehatan provinsi setempat
(6)
Sarana pelayanan Kesehatan pengguna TKKA mengajukan permohonan rekomendasi penggunaan TKKA ke Departemen Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi dengan tembusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat dengan melengkapi persyaratan :
-   Biodata TKKA
-   Pasfoto ukuran 4 x 6 (2 lembar)
-   Foto copy paspor / KTP yang masih berlaku
-   Foto copy sertifkat / ijazah yang dilegalisir oleh instansi yang berwenang di negaranya
-   Rekomendasi dari organisasi profesi di negaranya
-   Rekomendasi dari Depkes / Instansi kesehatan minimal tingkat provinsi di negaranya
-   Surat keterangan praktek yang diterbitkan oleh institusi tempat bekerja
-   Deskripsi keahlian
-   Rencana alih teknologi
-   Surat pernyataan sanggup melaksanakan alih teknologi
-   Surat ijin yang dimiliki oleh instansi perekrut TKKA
-   Surat pernyataan sanggup sebagai pendamping
-   Foto copy surat ijin yang dimiliki oleh tenaga pendamping
-   Surat tanda terdaftar sebagai anggota di asosiasi sejenis di Indonesia
-   Semua dokumen diterjemahkan kedalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia oleh institusi terdaftar
(7)
Permohonan penggunaan TKKA diajukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi ke Menteri Kesehatan c.q. Pusat Pemberdayaan Profesi dan Tenaga Kerja Luar Negeri (Puspronakes – LN) dengan tembusan Sekretaris Jenderal, Direktur Bina Pelayanan Medik, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat.
(8)
Dokumen akan dinilai bersama dan dibahas dalam Tim verifikasi (lintas program terkait Depkes RI) kemudian akan mengusulkan pemberian rekomendasi bagi TKKA yang memenuhi persyaratan kepada Sekretaris Jenderal Depkes RI. Rekomendasi / Surat persetujuan Menkes RI bagi TKKA akan dikirimkan ke sarana pelayanan kesehatan yang mengajukan permohonan.
(9)
Selanjutnya sarana pelayanan kesehatan mengajukan permohonan ke Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mendapatkan ijin mempekerjakan tenaga kesehatan asing (IMTA) baru dengan melengkapi persyaratan terlampir
(10)
Menakertrans mengeluarkan ijin bekerja bagi TKKAS yang telah mendapatkan persetujuan Menkes RI

Izin Operasional Klinik Khusus
(Permenkes RI No. 920/menkes/Per/XII/86)

Pemohon mengajukan permohonan ke Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dengan membawa berkas persyaratan, yaitu :
(1)
Surat permohonan bermaterai Rp. 6000
(2)
BAP Klinik
(3)
Surat pernyataan akan tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang kesehatan
(4)
Foto copy surat ijin yang dimiliki
(5)
Foto copy akte notaries pendirian yayasan/badan hokum pemohon
(6)
Foto copy sertifikat tanah
(7)
Undang-undang gangguan (HO)
(8)
Ijin mendirikan bangunan (IMB)
(9)
Rekomendasi dari Dinas Kab/Kota
(10)
Rekomendasi dari OP terkait
(11)
Struktur Organisasi
(12)
Daftar ketenagaan medis, paramedis dan non medis
(13)
Data ketenagaan klinik
- Pimpinan/Direktur klinik
- Penanggungjawab klinik (dokter)