Gema Cermat Bantu Masyarakat Pahami Penggunaan Obat Yang Rasional

Sabtu, 26 Agustus 2017

Gema cermat merupakan upaya bersama pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran, kepedulian dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara benar, dimana melalui Gema Cermat, diharapkan penggunaan obat secara rasional oleh masyarakat dapat tercapai. Menurut WHO penggunaan obat dikatakan rasional apabila pasien menerima obat yang sesuai dengan kebutuhan klinisnya, dalam dosis sesuai dengan kebutuhan dan dalam periode waktu yang adekuat. Diperkirakan diseluruh dunia lebih dari 50% obat diresepkan dan digunakan secara tidak tepat, termasuk Indonesia. Dari data riset Kesehatan dasar tahun 2013 ditemukan bahwa 35,2%, rumah tangga menyimpan obat untuk swamedikasi dan 27,8% obat yang disimpan tersebut di antaranya adalah antibiotik yang diperoleh tanpa resep dokter. Dari data tersebut terlihat gambaran adanya perilaku yang salah atau tidak rasional  dari masyarakat kita terkait swamedikasi. Akibatnya bisa membahayakan masyarakat karena kemungkinan terjadi efek samping obat yang tidak diinginkan serta berdampak pada ancaman meningkatnya resistensi terhadap antibiotika.

Pelaksanaan gema cermat di Dinas Kesehatan Provinsi Bai untuk yang ke dua dilaksanakan dikabupaten jembrana selama selama 2 hari Pemiihan Kabupaten Jembrana sebagai tempat terselengaranya kegiatan gema cermat adalah kabupaten jembrana merupakan daerah binaan dari provisi bali. Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi: hari pertama tangga 24 Agustus 2017 dilakukan pembekalan tenaga AOC. Agent of Change GeMa CerMat adalah apoteker yang memiliki komitmen dan kemampuan mempengaruhi perilaku masyarakat dan tenaga kesehatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan penggunaan obat secara rasional. Tenaga AOC dipilih sebanyak 15 orang dengan telah memenuhi kriteria yang diseleksi oleh Dinkes kabupaten dan PC IAI untuk Apoteker yang berpraktek di Apotek /Puskesmas / Klinik.  
Kabid SDK Dinkes Prov Bali I Wayan Widia Pimpin Pelaksanaan Gema Cermat di Kabupaten Jembrana

Sedangkan di hari kedua tanggal 25 Agustus 2017 merupakan puncak acara pelaksanaan gema cermat. Jumlah peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini sebanyak 150 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader kesehatan, masyarakat umum, saka bakti usadha dan perwakilan organisasi profesi yaitu IDI, IAI, IBI, PPNI, PAFI. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi pembukaan oleh Kepala dinas kesehatan Kabupaten Jembrana dan didampingi oleh kabid SDK serta Para Narasumber dari Kementerian Kesehatan dalam hal ini Direktorat Yanfar. Selanjutnya pencanangan gema cermat dengan pemasangan pin dan id card untuk AOC dan penandatangan komitmet bersama oleh para perta. Adapun jumlah narusumber  dari kegiatan gema cermat yaitu 3 orang terdiri dari 2 orang dari direktorat yanfar dan 1 orang dari KPRA (Komisi Penangulangan Resistensi Antibiotik).

Para peserta dalam kegiatan gema cermat tersebut sangat antusias mendengarkan para narasumber dan setelah selesai paparan dilaksanakanlan kegiatan pembelajaran kepada para peserta dengan metode CBIA dengan fasilitator/tutornya adalah apoteker AOC yang telah diberikan pembekalan sebelumnya. Para peserta dibagikan obat-obatan yang sebelumnya sudah dibawa oleh para AOC. Obat-obatan yang dibawa sebanyak 4 jenis yang terdiri dari obat anti peritek, vitamin, obat ambung dan obat batuk. Masing-masing peserta diharapkan nantinya bisa mengetahuin zat aktif dari kandungan obat tersebut, dosis, efek samping dan siapa saja yang boleh meminum obat tesebut.