Diskes Bali Latih Petugas Imunisasi Demi Tercipatanya Generasi yang Sehat dan Cerdas

Sabtu, 17 Nopember 2018

Pelaksanaan imunisasi tidak lepas dari peran petugas imunisasi di lapangan sehingga sangat penting untuk dilakukan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bentuk pelatihan seperti yang berlangsung di UPT BPKKTK Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Praktek Kerja Lapangan di Puskesmas Abiansemal selama 4 hari (12-16 November 2018) dan diikuti oleh seluruh petugas Imunisasi di Seluruh Kab/Kota di Bali.

Kegiatan imunisasi rutin di Provinsi Bali, dalam lima tahun terakhir menunjukkan cakupan imunisasi dasar telah mencapai target nasional dengan harapan muncul kekebalan kelompok (Herd Imunity) yang dapat mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunissai.

Petugas Imunisasi di 9 Kab/Kota di Bali Menerima Pelatihan di 2 Tempat yaitu Untuk Pemahaman Materi yang dilaksanakan di UPT BPKKTK dan Praktek Kerja Lapangan di Puskesmas Abiansemal Badung

Keberhasilan capaian imunisasi di Provinsi Bali tidak lepas dari keberhasilan Bapak/ Ibu pejuang Imunisasi di daerah yang telah melaksanakan  imunisasi dengan baik dan terbukti dari hasil Riskesdas tahun 2018 Provinsi Bali mencapai Cakupan untuk Imunisasi Dasar Lengkap tertinggi dibanding provinsi lainnya. Walaupun banyak kendala dan tantangan yang harus dihadapi seperti pemberitaan KIPI di media sosial dan isu lainnya sehingga menjadi hambatan dalam pelaksanaan di lapangan. Meskipun demikian Provinsi Bali tetap fokus memberikan kekebalan spesifik melalui imunisasi dan tetap dilaksanakan dengan kualitas dan kwantitas yang baik sehingga tujuan pemberian imunisasi untuk membentuk kekebalan terhadap berbagai penyakit untuk generasi bangsa  menjadi terwujud sehingga tercipta generasi emas yang sehat dan cerdas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr.Ketut Suarjaya, MPPM berharap agar hasil akhir dari pelatihan petugas imunisasi memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk petugas yang dapat digunakan sebagai pedoman di lapangan. Sehingga dapat semua anak-anak di Bali dapat menjadi Anak yang Sehat dan Cerdas.