Bali Raih Juara Dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2018

Sabtu, 27 Oktober 2018

Provinsi Bali patut berbangga karena perwakilah sekolahnya baik di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan tingkat Sekolah Menengah Pertam (SMP) memperoleh juara pada penganugrahan Juara lomba sekolah sehat tingkat nasional 2018 yang diselenggarakan di Jakarta (26/10/2018). 

Pelaksanaan lomba dilaksanakan setiap tahun secara berjenjang mulai dari tingkat kab/kota sampai dengan tingkat nasional. Lomba bertujuan untuk meningkatkan motivasi pembinaan dan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Indonesia. Lomba ini menilai keberhasilan sekolah melaksanakan program UKS, dan juga mengevaluasi tingkat keberhasilan pembinaan secara berjenjang yang dilakukan oleh Tim Pembina UKS di tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan terhadap sekolah di wilayah kerjanya.

Tim Pembina UKS/M Provinsi Bali Bangga Menunjukkan Piala dan Piagam Penghargaan Atas Keberhasilaan Sekolahnya Memperoleh Juara I Tingkat Nasional 2018

Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional, telah dilaksanakan untuk tingkat SD/MI sejak 1991; tingkat SMP/MTs sejak 2000; tingkat TK/RA dan SMA/SMK/MA sejak 2004. Hal-hal yang dinilai dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional, antara lain:
  1. Penilaian terhadap Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Provinsi, Kab/Kota, dan Kecamatan. Aspek yang dinilai meliputi kegiatan pembinaan UKS, diantaranya pemantauan, pelatihan, dan keterlibatan sekolah.
  2. Penilaian terhadap sekolah, dengan aspek yang dinilai antara lain kebersihan sarana/prasarana kelas, ruang guru, kantin, toilet, air bersih, tempat cuci tangan, tempat ibadah, kondisi tempat sampah, dan UKS.
  3. Penilaian terhadap perilaku kesehatan peserta didik, diantaranya pengetahuan tentang UKS, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
  4. Penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan, seperti pelaksanaan penjaringan kesehatan dan penyuluhan oleh petugas Puskesmas, dan lain-lain.
  5. Tim penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional berasal dari 4 Kementerian, yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri. Lomba ini tidak hanya menilai keberhasilan sekolah dalam melaksanakan program UKS, tetapi juga mengevaluasi tingkat keberhasilan pembinaan secara berjenjang yang dilakukan oleh Tim Pembina UKS di tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan di wilayah kerjanya.

Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional Tahun 2018 diikuti oleh 25 provinsi, 79 kab/kota, dan 23 TK/RA, 24 SD/MI, 25 SMP/MTs dan 24 SMA/SMK/MA. Terdiri dari 2 kategori yaitu Kategori Kinerja Terbaik dan Kategori Prestasi Terbaik. Provinsi Bali memperoleh juara I untuk kategori sekolah kinerja terbaik (best performance) tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) yang diwakili oleh TK Cendekia Harapan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung dengan puskesmas pembina Puskesmas Kuta Selatan dan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diwakili oleh SMPN 1 Bangli Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli dengan puskesmas pembina UPT Puskesmas Bangli Utara. 

Diharapkan dengan lomba ini akan terwujud Model sekolah sehat yang merupakan penerapan trias UKS secara konkrit dan terintegrasi. Kegiatan – kegiatan UKS yang selama ini dilaksanakan tidak berkesinambungan dalam model ini kami berupaya menyatukan dengan mengacu pada trias UKS.