ATASI MASALAH KESEHATAN DI BALI DINKES ADAKAN EVALUASI KINERJA DI TAHUN 2018

Kamis, 11 Januari 2018

Memasuki minggu ke 2 Tahun 2018 (10/01/2018) Dinkes melaksanakan Rapat Evaluasi Kinerja di Lingkungan Dinas Kesehatan. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan bertempat di Ruang Rapat Lantai III Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Rapat dihadiri oleh seluruh pejabat baik eselon 3 dan 4 di masing masing Bidang dan UPT.

Kepala Dinas Kesehatan mengingatkan kepada seluruh pejabat eselon 3 dan 4 untuk mempecepat Capaian Kinerja RPJMD dan Renstra yang akan berakhir di Tahun 2018. “Kinerja harus tercapai tepat waktu dan jangan menunda-nunda pekerjaan lagi” . Begitu pesan beliau pada saat membuka rapat evaluasi kinerja. Setelah pembukaan rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Realisasi APBD dan APBN di Tahun 2017 yang disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Secara umum Realisasi Dinas Kesehatan Cukup Baik untuk APBD dan APBN. Untuk Belanja Langsung APBD Realisasi Fisik Mencapai 93,44 % dan Keuangan Mencapai 87,68 % sedangkan untuk Realisasi APBN juga dalam kondisi baik dengan Realisasi Fisik mencapai 93,37 % dan Keuangan mencapai 84,97 %. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengapresiasi hasil capaian tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen di Lingkungan Dinas Kesehatan karena sudah bekerja dengan keras, cerdas, tuntas dan ikhlas.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr.Ketut Suarjaya, MPPM (Gambar Kiri) Memberikan Tanggapan Terkait Pemaparan Kinerja Salah Satu Bidang Saat Rapat Evaluasi Kinerja

Walaupun Realisasi APBD dan APBN dalam kondisi baik namun masih ada beberapa Program dan Kegiatan Yang Realisasinya masih dibawah 50 %. Untuk itu Kepala Dinas meminta kepada Seluruh Bidang dan UPT untuk mempresentasikan capaian kinerjanya dan mengklarifikasi capaian yang masih dibawah 50 %  agar dapat dicari permasalahan dan diberikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Paparan diawali dengan Bidang Kesmas yang mempresentasikan Capaian Kesehatan Keluarga, Gizi, dan Kesehatan lingkungan di Bali. Angka Kematian Ibu, Bayi dan Balita di Tahun 2017 Sampai dengan bulan November tercapai lebih rendah baik secara target nasional ataupun target RPJMD. Angka Kematian Ibu, Bayi dan Balita apabila capaian lebih rendah dari target maka dikatakan capaian tersebut berhasil. Provinsi Bali di Tahun 2017 sampai dengan Bulan November Angka Kematian Ibu mencapai 62,69 /100.000 KH (lebih rendah dari target nasional 102/100.000 KH), Angka Kematian Bayi mencapai 4,4/1000 KH (lebih rendah dari target nasional 23/1000 KH) dan Angka Kematian Balita mencapai 4,98/1000 KH (lebih rendah dari target nasional 32/1000 KH). Sedangkan untuk capaian APBD yang dibawah 50 % seperti di Bidang P2P dikarenakan tidak tersedianya VAR (Vaksin Anti Rabies) di Kemenkes dan e-katalog, Sedangkan Untuk Bidang Yankes ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan di Tahun 2017 karena terbentur regulasi. Paparan kemudian diakhiri Oleh Sekretariat yang mempaparkan Capaian JKN di Bali yang sudah mencapai 70 persen lebih.

Sebelum menutup rapat Kepala Dinas Kesehatan mengingatkan bahwa “sebagai ASN baik dari staf sampai dengan pejabat eselon harus tau apa yang harus dikerjakan dan apa yang bisa diselesaikan hari itu juga. Pemanfaatan anggaran juga harus lebih dimaksimalkan di Tahun 2018, jangan sampai ada anggaran yang terealisasi rendah”.